Nature friend ♥

Follow|Home
Sunday, 10 August 2014 | 22:11 | 0 comments

IQLIMA WANITA PERTAMA BIKIN PRIA TERKESIMA ^^

KISAH IQLIMA HABIL QABIL dan LABUDA

PUTRA PUTRI ADAM DAN HAWA 

Lahirnya pasangan kembar penyeri kehidupan
Seorang lelaki, seorang lagi perempuan
Habil dan Iqlima itulah nama pilihan
Menambah seri dalam kehidupan.

Gembiranya Adam bukan kepalang
Menerima anugerah yang dititipkan Tuhan
Bertambah tanggungan dalam kehidupan
Tetap bersyukur dengan apa yang dianugerahkan
Qabil dan Labuda itulah nama pilihan
Kembar kedua dalam kehidupan
Bertambah ramai zuriat keturunan
Mengimarahkan bumi matlamat kehidupan.



Kisah Qabil, Habil dan Iqlima, akar perselisihan umat manusia

Akan saya ceritakan tentang Qabil dan Habil. Namun sebelum itu, saya ceritakan dulu Siti Hawa iaitu seorang Ibu juga isteri Nabi Adam yang Allah ciptakan dari tulang rusuknya Nabi Adam. Allah menciptakan  Siti Hawa dengan 20 rahim dan sekali lahir langsung 2 anak kembar..jadi jumlah anak ada 40 anak  Waw subhanallah sekali ya..
Itulah Siti Hawa. Seorang ibu yang hebat berjuang antara mati dan hidup untuk melahirkan 40 anak.. SUBHANALLAH.. Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhlukNya..
Siti Hawa melahirkan kembar dua pasang. Pertama lahirlah pasangan Qabil dan adik perempuannya yang diberi nama “Iqlima”, kemudian menyusul pasangan kembar kedua Habil dan adik perempuannya yang diberi nama “Labuda”.
Kedua orang  tua, Nabi Adam dan Siti Hawa, menerima kelahiran keempat putera puterinya itu dengan senang dan gembira, walaupun Hawa telah menderita apa yang lumrahnya dideritai oleh setiap ibu yang melahirkan bayinya. Mereka mengharapkan dari keempat anak pertamanya ini akan menurunkan anak cucu yang akan berkembang biak untuk mengisi bumi Allah dan menguasai sesuai dengan amanat yang telah di bebankan ke atas bahunya.
Di bawah naungan ayah ibunya yang penuh cinta dan kasih sayang maka membesarlah keempat-empat anak itu dengan cepatnya melalui masa kanak-kanak dan menginjak masa remaja. Yang perempuan sesuai dengan kudrat dan fitrahnya menolong ibunya mengurus rumahtangga dan mengurus hal-hal yang menjadi tugas wanita, sedang yang laki-laki menempuhi jalannya sendiri mencari nafkah untuk memenuhi keperluan hidupnya. Qabil berusaha dalam bidang pertanian sedangkan Habil di bidang perternakan.
Saat itu undang-undang yang berlaku adalah “DILARANG NIKAH SATU RAHIM!” maka kepada Nabi Adam Allah memberi ilham dan petunjuk agar kedua puteranya dinikahkan dengan puterinya. Qabil dinikahkan dengan adik Habil yang bernama Labuda dan Habil dengan adik Qabil yang bernama Iqlima.
Namun…………….
Qabil dan menyatakan bahwa ia tidak mahu menikahi Labuda, adik Habil dengan mengemukakan alasan bahwa Labuda adalah buruk dan tidak secantik adiknya sendiri Iqlima. Ia berpendapat bahwa ia lebih patut mempersunting adiknya sendiri Iqlima sebagai isteri dan sekali-kali tidak rela menyerahkannya untuk dinikahi oleh Habil. Dan memang demikianlah kecantikan dan keelokan paras wanita selalu menjadi fitnah dan rebutan lelaki yang kadang-kadang menjurus kepada pertentangan dan permusuhan yang sampai mengakibatkan hilangnya nyawa dan timbulnya rasa dendam dan dengki di antara sesama keluarga dan sesama suku.
Karena Qabil tetap berkeras kepala tidak mahu menerima keputusan ayahnya dan meminta supaya dinikahkan dengan adik kembarnya sendiri Iqlima maka Nabi Adam seraya menghindari penggunaan kekerasan atau paksaan yang dapat menimbulkan perpecahan di antara saudara serta mengganggu suasana damai yang meliputi keluarga beliau secara bijaksana mengusulkan agar menyerahkan masalah jodoh itu kepada Tuhan untuk menentukannya. Caranya adalah dari masing- masing dari Qabil dan Habil harus menyerahkan kurban kepada Tuhan dengan catatan barang siapa di antara kedua saudara itu diterima korbannya ialah yang berhak menentukan pilihan jodohnya.
Qabil dan Habil menerima baik jalan penyelesaian yang ditawarkan oleh ayahnya. Habil keluar dan kembali membawa peliharaannya yang paling sihat sedangkan Qabil datang dengan panen yang dipilih dari hasil tanamannya yang rusak dan busuk kemudian diletakkan kedua korban itu kambing Habil dan panen Qabil di atas sebuah bukit lalu pergilah keduanya menyaksikan dari jauh apa yang akan terjadi atas dua jenis korban itu.
Kemudian dengan disaksikan oleh seluruh anggota keluarga Adam yang menanti dengan hati berdebar apa yang akan terjadi di atas bukit di mana kedua korban itu diletakkan, Allah mengangkat ternakan Habil ke surga. sedang panen kepunyaan Qabil tidak tersentuh tetap tinggal utuh.


Dari itu Allah menurunkan ayat Al Qur’an yaitu surat Al-Maidah ayat 27 :
“ Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang Sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). ia Berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah Hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa".
            Dapat dilihat dari apa yang dikorbankan dari keduanya hanya Habil-lah yang mengorbankan haiwan ternakan yang paling sehat karena ia mengharap redha Allah.. ikhlas dengan apa yang ia korbankan kerana itulah yang terbaik. Namun sebaliknya, Qabil mengurbankan hasil panen yang busuk dan sudah rosak pula.. dan akhirnya Allah memilih apa yang terbaik..
            Ketika Adam hendak keluar dan meninggalkan rumah beliau mengamanahkan rumah tangga dan keluarga kepada Qabil. Baginda berpesan kepadanya agar menjaga baik-baik ibu dan saudara-saudaranya selama ketiadaannya. Ia berpesan pula agar kerukunan keluarga dan ketenangan rumahtangga terpelihara baik-baik jangan sampai terjadi hal-hal yang mengeruhkan suasana atau merusakkan hubungan kekeluargaan yang sudah akrab dan intim.
Qabil menerima pesanan dan amanat ayahnya dengan kesanggupan akan berusaha sekuat tenaga menyelenggarakan amanat ayahnya dengan sebaik-baiknya dan sempurna berpergiannya akan mendapat segala sesuatu dalam keadaan baik dan menyenangkan. Demikianlah kata-kata dan janji yang keluar dari mulut Qabil namun dalam hatinya ia berkata bahwa ia telah diberi kesempatan yang baik untuk melaksanakan niat jahatnya dan melepaskan rasa dendamnya dan dengkinya terhadap Habil saudaranya.
Tidak lama setelah Adam meninggalkan keluarganya datanglah Qabil menemui Habil di tempat penternakannya. Berkata ia kepada Habil, ”Aku datang kemari untuk membunuhmu. Masanya telah tiba untuk aku lenyapkan engkau dari atas bumi ini.”
“Apa salahku?” tanya Habil. Dengan alasan apakah engkau hendak membunuhku?”
Qabil berkata, ”Ialah kerana korbanmu diterima oleh Allah sedangkan korbanku ditolak yang bererti bahawa engkau akan menikahi adikku Iqlima yang cantik dan molek itu dan aku harus menikahi adikmu yang buruk dan tidak mempunyai gaya yang menarik itu.”
Habil berkata, ”Adakah berdosa aku bahwa Allah telah menerima korbanku dan menolak korbanmu? Tidakkah engkau telah bersetuju cara penyelesaian yang diusulkan oleh ayah sebagaimana telah kami laksanakan? Janganlah tergesa-gesa wahai saudaraku, mempertaruhkan hawa nafsu dan ajakan syaitan! Pikirkan dengan matang akan akibat perbuatanmu kelak! Ketahuilah bahwa Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertakwa yang menyerahkan dengan tulus ikhlas dari hati yang suci dan niat yang murni. Adakah mungkin sesekali bahwa kurban yang engkau serahkan itu engkau dipilih dari gandummu yang telah rosak dan busuk dan engkau berikan secara terpaksa bertentangan dengan kehendak hatimu, sehingga ditolak oleh Allah, berlainan dengan kambing yang aku serahkan sebagai korban yang sengaja aku pilihkan dari perternakanku yang paling sehat dan kucintai dan kuserahkan dengan tulus ikhlas disertai permohonan diterimanya oleh Allah.”
            Di dalam surat Al-Maidah ayat 28, Habil berkata :
"Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, Aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya Aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam."
Perkataan ini adalah keindahan akhlaknya dan rasa takutnya pada Allah, meskipun ia dapat membelas tapi ia sangat berbeda dengan Qabil yang pendengki dan berniat jahat. Habil tidak ingin membalas Qabil walaupun ia lebih kuat.. lalu Allah mengisahkan perkataan Habil di dalam surat Al-Maidah ayat 29 :
"Sesungguhnya Aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, Maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian Itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim."
            Namun Qabil tidak peduli dengan apa yang Habil katakan.. padahal Habil ingin ia kembali kejalan Allah dan tak mendengar apa pun yang setan bisikan hingga menggelapkan hati Qabil.. astagfirullah…
Qabil bingung tidak tahu bagaimana ia harus membunuh Habil saudaranya, menjelmalah Iblis dengan seekor burung yang dipukul kepalanya dengan batu sampai mati. Contoh yang diberikan oleh Iblis itu diterapkannya atas diri Habil di kala ia tidur dengan nyenyaknya lalu Qabil membunuh saudaranya Habil dengan batu hingga mati seketika.. kepala dan badannya sampai terpisah dan ITULAH DARAH PERTAMA YANG MENGALIR DI MUKA BUMI INI..
            di dalam surat Al-Maidah ayat 30:
“Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, Maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi.”
            Qabil membawa mayat habil kemana-mana.. ia berfikir, “harus dikemanakan mayat ini?” kemudian Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Bijaksana, tidak rela melihat mayat hamba-Nya yang sholeh dan tidak berdosa itu tersia-sia demikian rupa.
Dalam Surat Al-Maidah ayat 31 :
“Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil: "Aduhai celaka aku, Mengapa Aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu Aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?" Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.”
            Kemudian kembalilah Adam dari perjalanan jauhnya.Ia tidak melihat Habil di antara putera-puterinya yang sedang berkumpul. Bertanyalah ia kepada Qabil, ”Di manakah Habil berada? Aku tidak melihatnya sejak aku pulang.”
Qabil menjawab, ”Entah, aku tidak tahu dia ke mana! Aku bukan hamba Habil yang harus mengikutinya ke mana saja ia pergi.”
Melihat sikap yang angkuh dan jawaban yang kasar dari Qabil, Adam dapat meneka bahwa telah terjadi sesuatu ke atas diri Habil, puteranya yang soleh, bertakwa dan berbakti terhadap kedua orang tuanya itu. Pada akhirnya terbukti bahwa Habil telah mati dibunuh oleh Qabil sewaktu peninggalannya. Ia sangat sesal di atas perbuatan Qabil yang kejam dan ganas itu di mana rasa persaudaraan, ikatan darah dan hubungan keluarga diketepikan sekadar untuk memenuhi hawa nafsu dan bisikan yang menyesatkan.
Menghadapi musibah itu, Nabi Adam hanya berpasrah kepada Allah menerimanya sebagai takdir dan kehendak-Nya seraya mohon dikurniai kesabaran dan keteguhan iman baginya dan kesedaran bertaubat dan beristighfar bagi puteranya Qabil.
            Ada yang mengatakan bahwa Nabi Adam menangis di tanah kuburannya Habil selama 40 hari…  itu adalah tangisan seorang ayah yang sangat menyayangi anaknya yang soleh, bertakwa dan berbakti pada orang tuanya…
            Dari cerita di atas sudah diketahui bagaimana kejadian pembunuhan pertama kali di muka bumi yaitu pembunuhan Habil oleh saudaranya.. terdapat beberapa faktor yang mengakibatkan terjadinya pembunuhan :
1.      Karena tidak setuju dinikahi dengan Labuda adiknya Habil lantaran buruk dan tidak menarik. Qabil lebih memilih menikahi adiknya sendiri yaitu Iqlima.
2.      Karena tidak diterima oleh Allah kurbannya Qabil.
menurut saya, yang menjadi akar permasalahan disini adalah Qabil,  dilihat dari sifatnya Qabil yang pedengki, iri, tidak berbakti pada orang tua, tidak menyukuri apa yang diberi (dalam keputusan Nabi Adam untuk menikahi Labuda dengan Qabil dan Iklima dengan Habil), tidak ikhlas (dalam kurban kepada Allah) sehingga terbawa hawa nafsu akibat bisikan syaitan yang tiada henti-hentinya menggoda Qabil.
Iman Qabil tidak kuat sehingga terbawa hawa nafsu, berbeda sekali dengan Habil yang imannya kuat, tidak tergoda syaitan, anaknya soleh, bertakwa, berbakti pada orang tua dan ikhlas dengan hati yang tulus (dalam kurban kepada Allah).


Sumber :
·         http://raudhatulmuhibbin.blogspot.com
http://ochione.blogspot.com/






Friday, 8 August 2014 | 06:23 | 0 comments

SEBIRU HARI INI 

by :   EDCOUSTIC


Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Sebiru hati kita, bersama di sini


Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah


reff:
Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan Illahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan terpisah

Selamat jalan teman
Tetaplah berjuang
Semoga kita bertemu kembali
Kenang masa indah kita
Sebiru hari ini


Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

intro

reff 2x

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah



I do love this song so much !!





I do love this song







Wednesday, 6 August 2014 | 10:46 | 0 comments

SALAM LEBARAN 

ASSALAMUALAIKUM... WBT

 Rasanya masih belum terlambat untuk saya ucapkan selamat hari raya aidilfitri.. Maaf zahir dan batin ^^
Semoga aidilfitri dan lebaran kali ini memberi seribu makna dan pengertian dalam hidup kita. Hari lebaran boleh dikira sebagai hari kemenangan kita setelah berjaya berperang dan melawan nafsu selama sebulan dengan berpuasa. Puasa adalah antara ibadat yang paling baik dan mudah untuk kita dekatkan diri kita dengan Sang Pencipta Yang Maha Esa. Alhamdulillah, masih lagi diberi kesempatan untuk merasai nikmat ramadhan dan syawal pada tahun ini. Seperti tahun lepas, tahun ini aku berpuasa di perantauan dan berkemampuan untuk beraya disamping keluarga tercinta di bumi Serambi Mekah (Kelantan).


Pengalaman berpuasa di perantauan agak best dan enjoying lahh jugak :)) Al-maklumlah puasa dekat Bintulu "Seghawok". :p Alhamdulillah. Berpuasa di Sarawak rasanya kurang sikit dia punya cabaran berbanding puasa dekat semenanjung terutamanya Kelantan. Heee,, bukan apa kat Bintulu ni terutamanya di UPMKB susah sikit bukan sikit tapi banyak... Aaaaaa  -.- susah nak jumpa bazar dan susah nak hidu haruman atau bau-bauan yang boleh membangkitkan nafsu membazir tuu, Sebabnya bazar ramadhannya jauh nun kat luar kampus. So, bagi sesiapa yang takde transport tu kiranya amat susah laa nak keluar. Maka dengan itu kami berbuka ala kadar je laa dengan makanan KK2 as always T_T. Agak menyedihkan jugak laa bila tiap-tiap hari terpaksa hadap makanan yang sama je kan untuk berbuka. Tapi apa nak buat kan ?? Itu je yang mampu :(( Kadang-kadang jika ada kesempatan masa dan sempat untuk keluar selepas habis kelas petang aku dengan kawan-kawan adalah juga melencong ke bazar sekali dua.



Hidup dekat Bintulu ni sebagai pelajar pulak tuu tak boleh nak memilih sangat. Kat Bintulu ni susah sikit nak cari makanan yang macam dekat semenanjung sana tu. :'( Sebabnya kebanyakkan gerai kat bazar orang tempatan yang berniaga. So, apa yang ada dan mampu beli kita sapu semua. Hikss ;) Tak dinafikan bazar ramadhan dekat depan Sing Kwong tuu ada lahh jugak pilihan menu makanan seperti nasi kerabu, nasi ayam, nasi ayam penyet tapi rasanya tak sama dengan yang semenanjung punya. Haaa, satu lagi. Kebanyakkan gerai memang suka sangat jual nasi ayam. Idk why tapi dekat KK2 pun sama. Hari-hari ada menu nasi ayam. -.-  Bukan tak bersyukur tapi kenapa mereka tak pelbagaikan lagi makanan sedangkan banyakkan pilihan menu yang boleh disediakan ?? 



Nak cerita sikit banyak benda yang kempunan tahun ni tak sempat makan time puasa hari tuu. Bukan tak boleh makan lain masa pun sebenarnya tapi kalau makanan-makanan seperti percik (ayam atau ikan), colek (buah-buahan, ayam dan perut lembu) kebanyakkannya pemes time bulan ramadhan je. Agak susah nak dapat kalau bukan time bulan puasa. Mak aku pon kalau bulan-bulan biasa dia tak masak ayam dengan ikan percik tuu. :(( Tapi takpe lah. Simpan dulu rasa kempunan dan mengidam nak makan tu. Ada rezeki nanti dapatlah :)) Heee.




nahhh... belanjaa gamboo percikk ayam ikan sepukol. heee :p



Hmmm. sambung cerita pasal raya lahh pulak ehh,, Hikss


Nii semua ni masih single lagi ni haa. Anak-anak En. Abdullah


Alhamdulillah, tahun ni dapat balik beraya bersama keluarga di semenanjung. Sebenarnya tak pernah pun rasa raya diperantauan. Ada jugak terdetik di hati kecil ni nak try beraya di Bintulu tapi perasan ni kuat menghalang dan tetap dengan rasa tak mampu nak tahan kesedihan bila tiba hari raya tuu. Jadi baliklah aku beraya di kampung halamanku seperti selalu jauh nun di Kelantan. :)


Tapi tahun ni perjalanan nak balik raya ke Kelantan tu lama pulak. Mana taknye dah banyak tempat menyinggah. Dari Bintulu naik flight ke Kuching. Seterusnya dari Kuching terbang ke Johor. Dahtu dari Johor tu bergerak ke Selangor dan Kuala Lumpur pulak. Lepas tuu barulah "road to Kelantan" betul2. Perjalanan nak balik ke Kelantan tu pulak bukan main makan masa, Lebih daripada biasa gara2 jalan jammed [O_O] Kalau perjalanan biasa yang pernah aku hadap lebih kurang 6-7jam je dari KL ke Kelantan kali ni gara2 ramai sangat perantau memenuhi jalan raya perjalanan ambil masa lebih kurang 12-13jam. Itu kira kami berhenti untuk isi minyak dan solat je. Kalau lah banyak R&R singgah mahunya 24jam dalam kereta. hahaha


Tibalah cerita suatu hari di hari raya pulak. Macam biasa pagi raya mak ayah suruh kami adik beradik ke masjid untuk berjemaah solat sunat aidilfitri. Paling best kat kampung aku bila solat sunat hari raya aidilfitri ni ialah kat masjid tu penuh dengan jemaah. Meriahhh sangat ^^ Tahun ni sampai ada yang terpaksa patah balik sebab tak cukup ruang. Selepas solat macam biasa bersalam salaman dengan jemaah yang hadir. Menjamu selera dekat masjid ramai-ramai. Bila kat rumah buat adegan sedih bersalam dan bermaafan dengan mak ayah serta keluarga terdekat.Lepastu menjamu selera lagi kat rumah nenek aku. Setiap tahun menu wajib adalah nasi dagang. *_*


Namanya lagi hari raya. Tak sah lah kalau tiada kunjungan daripada sanak-saudara kan.. Family belah ayah kira best lah sebab kebanyakkan adik beradik ayah tinggal dalam kampung dan kawasan yang sama. Jadi tak susah lah untuk kami bergerak dari satu rumah ke satu rumah yang lain. Sampailah ke hujung hari.


Raya kedua balik kampung belah mak pulak kat Kota Bharu. Macam selalu jugak kami bergerak dari satu rumah ke satu rumah. Adik beradik belah mak ramai. 11 orang semuanya termasuk mak yang bongsu. Tapi raya tahun ni tak semua pakcik makcik balik. Jadi kami beraya je laa dengan yang mana ada. Itu pun dan bukan main sampai ke malam.

Banyak nye kalau nak cerita pasal raya ni. Simpanlah duluu yerr. Lain kali in shaa ALLAH sambung lagi cerita lagi pasal raya ni dekat entry yang akan datang.. Dah tak larat dah nak menulis panjang2, Lagipun takut reader muak (itupun kalau adalah) Hiksss ^^.



ni sedikit video gambo2 raya. ^^